fbpx
Uncategorized

Penanganan Pertama Demam Pada Anak

Demam merupakan keluhan yang sering muncul pada anak. Sebanyak kurang lebih 30% pasien yang datang ke dokter mengalami demam. Demam adalah adanya peningkatan suhu tubuh pada anak lebih dari 37,5 derajat Celsius pada suhu axilla (ketiak) . Suhu tubuh anak dapat diukur dengan thermometer melalui ketiak, dubur, dan mulut.

Apa saja penyebab anak demam ?

Berikut merupakan beberapa kemungkinan kondisi yang sering terjadi dapat menyebabkan demam pada anak :
  • Infeksi saluran napas
  • Infeksi telinga
  • Roseola infantum (infeksi virus)
  • Tonsilitis
  • Infeksi saluran kemih
  • Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) setelah vaksinasi diberikan
Saat terjadi peningkatan suhu tubuh, yang terjadi adalah anak menjadi tidak nyaman, aliran darah lebih cepat, jumlah darah untuk mengaliri organ vital ( otak, jantung, paru) bertambah, sehingga volume darah ke ekstremitas berkurang, akibatnya adalah ujung kaki dan tangan teraba dingin. Hal ini juga mengakibatkan meningkatkan resiko terjadinya dehidrasi akibat penguapan kulit dan paru disertai dengan ketidakseimbangan kadar elektrolit.

Tindakan apa saja yang harus dilakukan Ibu saat anak demam ?

      • Pastikan anak memiliki waktu istirahat yang cukup
      • Cukupi kebutuhan cairan anak agar tidak terjadi dehidrasi saat demam
      • Buka pakaian/selimut yang tebal agar terjadi radiasi dan evaporasi suhu
      • Menyeka kulit anak dengan air hangat / kompres hangat anak pada bagian kening, leher, atau ketiak
      •  Tindakan mengurangi gejala demam yang lain adalah berikan obat demam sesuai dosis . Tujuan pemberian obat penurun panas adalah agar anak menjadi nyaman, dan dapat mengurangi rasa nyeri. Tidak dianjurkan pemberian kombinasi paracetamol dan ibuprofen secara bergantian.
Pemberian obat penurun panas diindikasikan untuk anak demam dengan suhu 38 derajat Celsius (pengukuran dari lipat ketiak). Dengan menurunkan suhu tubuh maka akan menyebabkan mood anak membaik, nafsu makan meningkat, dan kesiagaan anak membaik.
Mengompres dengan air es Tidak Disarankan karena akan menyebabkan penyempitan pembuluh darah (vasokonstriksi) yang dapat meningkatkan suhu tubuh, selain itu dapat meningkatkan pusat pengatur suhu (set point) hipotalamus, menyebabkan badan anak menjadi menggigil yang pada akhirnya akan meningkatkan suhu tubuh kembali.

 

 

Referensi :

  1.          Sari Pediatri, Vol. 2, No. 2, Agustus 2016
  2.      Idai.or.id, “Penanganan demam pada anak”, 15 April 2014.https://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/penanganan-demam-pada-anak
  3.          Apps.who.int, “Integrated management of childhood illness”, modul 5 Fever, 2014. Nhsinform.scot, “Fever in children, About Fever in children”, 20 Oktober 2021, https://www.nhsinform.scot/illnesses-and-conditions/infections-and-poisoning/fever-in-children

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Privacy Settings
We use cookies to enhance your experience while using our website. If you are using our Services via a browser you can restrict, block or remove cookies through your web browser settings. We also use content and scripts from third parties that may use tracking technologies. You can selectively provide your consent below to allow such third party embeds. For complete information about the cookies we use, data we collect and how we process them, please check our Privacy Policy
Youtube
Consent to display content from Youtube
Vimeo
Consent to display content from Vimeo
Google Maps
Consent to display content from Google
Spotify
Consent to display content from Spotify
Sound Cloud
Consent to display content from Sound