fbpx
Uncategorized

Perawatan Bayi Baru Lahir

Dalam melakukan Perawatan Bayi baru lahir, tidak hanya melakukan persiapan perlengkapan saja namun juga dibutuhkan kesabaran bagi orang tua untuk dapat memahami bagaimana cara merawat bayi baru lahir. Pengetahuan orang tua terhadap bayi baru lahir sangat penting dalam mempermudah dan membantu orang tua dalam mengasuh bayi.

Apa Saja Perawatan Bayi Baru Lahir ?

Berikut 6 Tips yang harus diperhatikan pada bayi baru lahir 

Bagaimana Cara memberikan ASI Inisiasi menyusu dini (IMD) ?

  • Segera setelah lahir bayi diletakkan di dada ibu untuk mendapatkan puting
  • Ibu menyusui ASI yang pertama keluar dan berwarna kekuningan (kolostrum)
  • Tidak memberikan makanan/ minuman selain ASI
  • Susui bayi sesering mungkin/ 8-12 kali, dan setiap bayi menginginkan Normalnya bayi menyusu antara 5-30 menit
  • Jika bayi tidur lebih dari 3 jam, bangunkan lalu susui Susui sampai payudara terasa kosong, lalu pindah ke payudara sisi lainnya Susui anak dalam kondisi menyenangkan, nyaman dan penuh perhatian
  • Dukungan suami dan keluarga sangat penting dalam keberhasilan ASI Eksklusif

 

Bagaimana Cara menjaga bayi tetap hangat ?

  • Mandikan bayi dengan air hangat 6 jam setelah lahir dengan syarat kondisi stabil.
  • Sebelum tali pusat lepas, mandikan bayi dengan dilap
  • Setelah tali pusat lepas, bayi dapat dimandikan dengan dimasukkan ke dalam air.
  • Hati hati agar kepala tidak terendam
  • Bersihkan kemaluan bayi dari depan ke belakang dengan kapas yang dibasahi air bersih atau handuk bersih basah
  • Beri pakaian dan selimuti setiap saat Pakaikan topi, kaos kaki, kaos tangan jika dirasakan cuaca dingin
  • Segera ganti baju dan popok jika basah
  • Lakukan perawatan metode kanguru jika berat < 2500 gram Bidan/ Perawat/Dokter menjelaskan perawatan metode kanguru
  • Usahakan bayi berada dalam lingkungan udara sejuk Jika menggunakan kipas angin, usahakan agar arah angin tidak langsung mengenai bayi Suhu AC sekitar 25 – 26oC

Berikut cara merawat tali pusat

  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah memegang bayi
  • Jangan memberikan apapun pada tali pusat
  • Rawat tali pusat terbuka dan kering Jika kotor/ basah, cuci dengan air bersih dan sabun, lalu keringkan
  • Selalu cuci tangan anda dengan sabun dan air mengalir sebelum dan setelah merawat bayi. Berikan ASI saja sampai bayi berusia 6 bulan

Pantau kondisi bayi baru lahir setiap saat

  • Pola tidur Pola tidur bayi sampai dengan 16 jam dalam sehari
  • Sebaiknya bayi tidur terlentang
  • Gunakan alas yang rata Jauhkan benda yang dapat menutupi kepala
  • Gunakan kelambu Pola BAB (Buang Air Besar) BAB pertama paling telat 48 jam setelah lahir
  • Warna BAB berubah dari hitam pekat, hijau, dan kekuningan mulai hari kelima
  • Bayi BAB 3-4 kali per hari Ibu, pengasuh, keluarga harus waspada jika ada perubahan bentuk tinja dan frekuensi BAB
  • Pola BAK (Buang Air Kecil) BAK pertama dalam 24 jam
  • BAK normal jernih 5-6 kali per hari

Kenaikan berat badan bayi

  • Dalam minggu pertama, berat bayi mungkin turun dahulu baru kemudian naik kembali dan pada usia 7-10 hari umumnya telah mencapai berat lahirnya
  • Penurunan berat badan maksimal untuk bayi baru lahir cukup bulan maksimal 10% dan untuk bayi kurang bulan maksimal 15%

 

Berikut tanda bahaya bayi baru lahir !

  1. Tali pusat kemerahan sampai pusat berbau atau bernanah
  2. Tinja bayi saat BAB berwarna pucat
  3. Demam/panas tinggi
  4. Diare
  5. Muntah-muntah
  6. Kulit dan mata bayi kuning
  7. Lemah
  8. Dingin
  9. Menangis atau merintih terus menerus
  10. Sesak napas
  11. Kejang
  12. Tidak mau menyusu

Agar semua terasa lebih mudah, Ibu dapat meminta bantuan pasangan atau keluarga terdekat dalam perawatan bayi baru lahir. Tetap semangat dan jangan khawatir ya Bu. Peran keluarga dan dukungan sosial dapat memberikan dampak yang positif untuk tumbuh kembang anak. Jika terdapat tanda-tanda bahaya di atas, segera periksakan anak Ibu ke Dokter ya ! 😊

Referensi :

  1. Buku KIA. Kesehatan Ibu dan Anak (2021).
  2. Perawatan Bayi Baru Lahir. Ikatan Dokter Anak Indonesia (2014).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Privacy Settings
We use cookies to enhance your experience while using our website. If you are using our Services via a browser you can restrict, block or remove cookies through your web browser settings. We also use content and scripts from third parties that may use tracking technologies. You can selectively provide your consent below to allow such third party embeds. For complete information about the cookies we use, data we collect and how we process them, please check our Privacy Policy
Youtube
Consent to display content from Youtube
Vimeo
Consent to display content from Vimeo
Google Maps
Consent to display content from Google
Spotify
Consent to display content from Spotify
Sound Cloud
Consent to display content from Sound