Cacar monyet atau monkeypox adalah salah satu penyakit menular yang masih tergolong langka dan termasuk penyakit zoonosis yang artinya bahwa penyakit ini dapat menyebar antara hewan dan manusia. Penderita monkeypox biasanya akan mengalami ruam-ruam yang menyakitkan, demam, sakit kepala, nyeri pada punggung dan otot bahkan dapat mengalami pembengkakan pada kelenjar getah bening. Meskipun monkeypox masih tergolong jarang pada anak-anak, para orang tua tetap harus mengetahui bagaimana cara mencegah monkeypox agar anak-anak dapat terhindar dari penyakit ini.
Proses Penularan Monkeypox
Monkeypox dapat ditularkan oleh seseorang melalui sentuhan pada hewan yang terinfeksi, orang yang terinfeksi, hingga bahan-bahan yang terkontaminasi virus monkeypox. Bakan virus ini dapat menular ke janin melalui plasenta ibu hamil. Virus monkeypox disebarkan dari hewan ke manusia melalui gigitan hingga cakaran hewan yang terinfeksi tersebut, selain itu penyebarannya juga dapat terjadi melalui kontak langsung dengan cairan tubuh atau luka pada orang yang terinfeksi atau dengan bahan-bahan yang telah digunakan oleh orang yang terinfeksi seperti pakaian atau alat makan.
Baca juga: 7 Tips yang Dilakukan saat Anak Kejang Demam!
Tanda dan Gejala Monkeypox
Orang yang mengalami mpox sering ditandai dengan ruam-ruam yang muncul di beberapa titik pada tubuh, diantaranya wajah, dada, tangan, kaki, mulut, bahkan area terdekat dengan kelamin. Gejala lain yang ditimbulkan dapat berupa demam, panas dingin, sakit kepala, nyeri otot dan punggung, pembengkakan pada kelenjar getah bening, hingga gejala pernapasan seperti sakit di tenggorokan, hidung tersumbat, dan batuk-batuk. Mpox memiliki masa inkubasi selama 3-17 hari.
Cara Mencegah Monkeypox pada Anak
Terdapat beberapa cara mencegah monkeypox yang dapat dilakukan, diantaranya:
1. Hindari kontak langsung dengan hewan yang sakit atau terinfeksi monkeypox
Penting untuk menghindari interaksi dengan hewan yang menunjukkan gejala penyakit, seperti ruam atau demam, karena monkeypox dapat menular dari hewan ke manusia. Jika anak menemukan hewan yang tidak sehat, segera laporkan kepada pihak berwenang untuk penanganan yang tepat.
2. Hindari orang yang terinfeksi monkeypox
Penyakit ini juga dapat menular antar manusia melalui kontak langsung. Sebaiknya anak dihindarkan dari individu yang diketahui terinfeksi monkeypox, terutama jika mereka menunjukkan gejala yang jelas. Hal ini dapat mengurangi risiko penularan dan menjaga kesehatan anak.
3. Pantau kesehatan hewan peliharaan apakah memiliki gejala monkeypox
Selalu perhatikan kesehatan hewan peliharaan di rumah. Jika hewan peliharaan menunjukkan tanda-tanda tidak sehat, segera bawa ke dokter hewan. Mengawasi kondisi kesehatan hewan dapat mencegah potensi penularan penyakit kepada anak.
4. Rutin mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir
Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir adalah langkah penting untuk menjaga kebersihan dan mencegah penyebaran berbagai penyakit, termasuk monkeypox. Ajarkan anak untuk mencuci tangan secara rutin, terutama setelah bermain di luar atau sebelum makan.
5. Melakukan vaksinasi
Vaksinasi dapat menjadi salah satu cara pencegahan yang efektif. Meskipun vaksin khusus untuk monkeypox belum tersedia secara luas, mengikuti program vaksinasi yang direkomendasikan oleh dokter dapat membantu melindungi anak dari berbagai penyakit menular.
6. Tingkatkan imunitas tubuh anak agar tidak mudah terkena monkeypox
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak melalui pola makan sehat, olahraga teratur, dan cukup tidur sangat penting. Dengan sistem imun yang kuat, anak akan lebih mampu melawan infeksi dan penyakit, termasuk monkeypox.
7. Pantau gejala dan perkembangan monkeypox
Selalu awasi anak untuk mendeteksi gejala awal monkeypox, seperti ruam, demam, dan nyeri otot. Jika anak menunjukkan gejala tersebut, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Pemantauan dini sangat penting untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.
Baca juga : Tips Mengasuh Anak di 1 Tahun Pertama
Kesimpulan
Pencegahan monkeypox pada anak diperlukan perhatian khusus pada kebersihan, menghindari kontak langsung dengan hewan atau orang yang terinfeksi, serta memastikan lingkungan yang aman dan bersih. Dengan melakukan peningkatan kesadaran dan terus menjaga kesehatan, orang tua dapat melindungi anak-anak mereka dari resiko penyebaran monkeypox hingga penyakit lainnya. Pastikan untuk selalu memantau perkembangan informasi terkait monkeypox dari sumber-sumber terpercaya, dan konsultasikan dengan dokter spesialis anak di KMNC jika Anda memiliki kekhawatiran terkait kesehatan anak Anda.
Referensi:
Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) (06, Januari 2023) PENYAKIT CACAR MONYET (MONKEYPOX) DAN YANG PERLU KITA TAHU TENTANGNYA. Diakses pada 09 Oktober 2024 dari
U.S. CENTERS FOR DISEASE CONTROL AND PREVENTION, (2024, 6 Agustus) About Mpox, Diakses pada 5 Oktober 2024 dari
https://www.cdc.gov/mpox/about/?CDC_AAref_Val=https://www.cdc.gov/poxvirus/mpox/about/
World Health Organization, (2024, 26 Agustus), Mpox. Diakses pada 5 Oktober 2024, dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mpox
